HIDUP DALAM INGATAN



Deburan ombak kian berlarian kebibir pantai
Kemudian pergi kembali ketengah samudra
Hembusan anginnya terasa menyentuh lembut kulitku
Setiap hembusannya mencoba tuk sembunyikan kesedihan
Namun ombak yang berlarian itu menentang
Melihat ombak yang tengah bermain dengan angin
Aku teringat tentang satu hari yang penuh dengan tangisan
Satu hari yang penuh dengan tetesan-tetesan merahnya darah
Teringat tentang satu kota yang penuh dengan kenangan
namun terhapus dan hilang oleh maut dan kesedihan
aceh, kau adalah sebuah kota dengan seribu kenangan indah
kau adalah kota dengan nyiuran pohon kelapa yang bergugus di tepi samudra
dan kau adalah kota dengan lantunan ayat-ayat suci yang luar biasa
aceh, biarkan aku pergi menjauh darimu
biarkan jejakku hinggap ditanah lembabmu
aku takkan pernah melupakan kenangan indah di tanah dan di airmu
dan aceh kau selalu hidup dalam ingatanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar