Sekata
tak mampu di ungkap walau lewat mulut indah
Tidak
ada yang sanggup di ceritakan dengan amarah
Saling
bertatap tapi tak bisa mendekap lebih lama
Berbisikpun
tak kuasa rasanya bila semua hanya
sandiwara
Terdiam
untuk beberapa saat sambil menanti ia berkata
Lama
rasanya kita hanya diam dan membisu saja
Tubuh
terkoyak diterpa angin yang tak sengaja ada
Terlalu
lama menunggu hingga malam pun sirna
Tetap
kuteguhkan hati dan jiwa untuk tetap percaya
Namun,
angin telah menerpaku dan membuatku rapuh
Tubuhku
telah lelah karena menunggu
Aku
tak bisa jadi yang kau mau
Dan
kini tubuh rapuhku telah memilih menjadi debu
Yang
tidak akan pernah bisa menatap mata indahmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar